Halaman

Tampilkan postingan dengan label Listrik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Listrik. Tampilkan semua postingan

11/08/12

Skema Rangkaian Lampu TL Menggunakan Aki 12V

Rangkaian ini menggunakan Transistor 2N3055 dan beberapa rangkaian passip lainnya,jika di perhatikan sekilas rangkaian ini cukup sederhana, tetapi saat anda mencoba merakitnya mungkin anda akan mengalami kesulitan dalam pengadaan trafonya. inti trafo bisa menggunakan batang ferit yang dililit menggunakan kawat email tembaga berdiameter 0,1 mm pada sisi skunder (yang ke lampu TL) dan 0,8 mm pada sis primer. Selamat mencoba.



Penting:

L1,L2 = 30 Lilit/0.8mm
L3 = 600 lilit/0.1mm
perhatikan arah lilitan titik A dan B harus saling membelakangi

Baca selengkapnya»»  

09/08/12

Cara Menghitung Nilai Resistor Pada Lampu LED

LED adalah salah satu jenis dioda maka LED memiliki 2 kutub yaitu anoda dan katoda. Dalam hal ini LED akan menyala bila ada arus listrik mengalir dari anoda menuju katoda. Pemasangan kutub LED tidak boleh terebalik karena apabila terbalik kutubnya maka LED tersebut tidak akan menyala. Led memiliki karakteristik berbeda-beda menurut warna yang dihasilkan. Semakin tinggi arus yang mengalir pada led maka semakin terang pula cahaya yang dihasilkan, namun perlu diperhatikan bahwa besarnya arus yang diperbolehkan 10mA-20mA dan pada tegangan 1,6V – 3,5 V tergantung karakter warna yang dihasilkan. Apabila arus yang mengalir lebih dari 20mA maka led akan terbakar. Untuk menjaga agar LED tidak terbakar perlu kita gunakan resistor sebagai penghambat arus.

Tegangan kerja / jatuh pada sebuah LED menurut warna yang dihasilkan adalah sbb :

Infra merah : 1,6 V
Merah : 1,8 V – 2,1 V
Oranye : 2,2 V
Kuning : 2,4 V
Hijau : 2,6 V
Biru : 3,0 V – 3,5 V
Putih : 3,0 – 3,6 V
Ultraviolet : 3,5 V

Mengacu data di atas maka Apabila kita ingin mencari nilai resistor pada LED dapat anda gunakan rumus berikut

R =(Vs-Vd) / I

dimana:
R = Resistor
I = Arus LED
Vs = Tegangan sumber( bisa battery 12V, atau sumber tegangan lainnya).
Vd = Tegangan kerja LED


Contoh :
Misal kita mempunyai sebuah LED warna merah (tegangan kerja 1,8 Volt) yang akan dinyalakan menggunakan sumber tegangan 12Volt maka kita harus mencari nilai resistor yang akan dihubungkan secara seri dengan LED.

Sebelumnya kita mengetahui bahwa arus maksimal yang diperbolehkan adalah 20mA Jadi dari contoh ini dapat diketahui bahwa tegangan yang digunakan (Vs) : 12V, tegangan kerja LED : 1,8V, dan Arus LED : 20mA = 0,02Ampere. maka R = (12-1,8) / 0,02 = 510 ohm

dengan cara yang sama jika LED yang di gunakan warna biru maka:
R LED Biru = (12V – 3V) / 0.02 A = 450 ohm


Gambar pemasangan resistor pada LED parallel


Menghitung resistor secara seri :


jika LED di pasang seri maka tegangan kerja LED adalah penjumlahan dari keseluruhan LED yang di seri tersebut, dalam contoh berukut di perlihatka 3 buah LED warna kuning yang di pasang seri, jika tegangan sumber masih sama 12V maka maka:

R = (12V – (2,4V+2,4V+2,4V)) / 0.02 A
R = (12V – 9.6 V) / 0.02 A = 120 ohm


Gambar pemasangan resistor pada LED seri

info:http://skemarangkaian.blogspot.com/
Baca selengkapnya»»  

31/07/12

Rangkaian lampu Emergency LED (Emergency Lamp)

Sekarang sering terjadi Listrik padam, apalagi di musim penghujan untuk daerah-daerah pedesaan seperti tempatku hampi setiap hujan turun pasti Listrik padam. Jika listrik padam terjadi pada sianng hari tidak terlalu masalah, tetapi kalau terjadi pada malam hari....bisa gelap gulita di dalam rumah. Apalagi tidak ada lampu penenerang sedikitpun.Sekarang akan kita buat lampu darurat atau istilah kerenya "Emergency Lamp" dengan menggunakan LED (Light Emiting Dioda). Kita pilih lampu dari led karena konsumsi dayanya yang sangat irit serta pancaran cahaya yang terang, sudah cukup lumayan daripada tidak ada lampu sama sekali.Dalam rangkaian ini kita gunakan baterai kering 6V yang sering digunakan di kendaraan bermotor dan gampang untuk mecarinya di pasaran. Untuk skema rangkaian emergency lamp dengan led dapat anda lihat di bawah ini.




Untuk menambah jumlah lampu tinggal membuat rangkaian paralelnya, tetapi yang perlu diingat jika lampu led ditambah maka baterai akan cepat habis, pertimbangkan untuk menggunkan baterai dengan daya ampere yang lebih besar.


Baca selengkapnya»»  

28/07/12

Cara Kerja Kontaktor Listrik


Penggunaan kontaktor listrik dalam sistem kontrol maupun sistem pendistribusian listrik sangat banyak manfaatnya, terutama dalam membantu sistem kontrol listrik maupun aplikasi sistem. Dahulu kontaktor berukuran besar dikarenakan bekerja dalam range arus besar, dan saat ini mulai banyak di temukan kontaktor dalam ukurang kecil.Untuk kontaktor dibedakan dari jenis tegangan kerjanya (24 V, 32V , 220V dst)tegangan ini dibutuhkan untuk menggerakan Coil yang ada di dalam kontaktor. Kegunaan kontaktor ada yang digunakan untuk keperluan pengoprasian motor atau pun hanya di gunakan dalam rangkaian kontrol yang terdapat di dalam mesin-mesin industri. setiap kontaktor di lengkapai dengan kontak relay bantu (NO/Normaly Open/no.13-14) dan (NC/Normaly Close/no. 21-22)) selain kontak utama( 1-2, 3-4, 5-6), pada saat coil (no. A1-A2) kontaktor mendapatkan tegangan sehingga mengalirkan arus yang mengubah coil menjadi medan magnet dan menarik spul menekan kontaktor, sehingga yang awal posisinya terbuka menjadi tertutup begitu jugan degan relay pembantuan lainya.

Penggunaan kontaktor dalam waktu lama di butuhkan perawatan yang intensif mengingat peralatan tersebut selalu bergerak (Terbuka/ Tertutup) sehingga di takutkan dapat menyebabkan korosi, terdapat debu, karat pada bagian yang terbuka sehingga dapat menyebabkan percikan apai akibat debu atau pun meleleh pada material yang bergerak akibat panas yang tidak merata .

Disarankan untuk kontaktor dilakukan pembersihan dan kalo di perlukan di lakukan pengecekan yang bekala.





Baca selengkapnya»»  

17/07/12

Macam-macam jenis saklar /switch


Ternyata Banyak juga jenis-jenis saklar yang terdapat di pasaran. fungsi Saklar sangat penting sebagai pemutus dan penghubung suatu rangkaian sehingga rangkaian dapat berfungsi dengan baik. Dibawah ini terdapat beberapa jenis saklar yang dapat di himpun:-

Sasklar toggle.Saklar
toggle adalah Saklar yang sering digunakan unutk menghubungkan bagian liasrik dengan mengunakan siste, toggle atau pengunci.-


Saklar Push Button

Saklar push button ini termasuk jenis saklar kontak takan yang dalam pengoperasiannya menmpunyai 2 pilihan yang disesuaikan dengan penggunaannya.- Pilihan 1 : Normally Open/NO, yaitu saklar yang berfungsi sebagai Normal Buka dan berfungsi untuk menghubungkan suatu beban- Pilihan 2 : Normally Closed/NC, yaitu saklar yang berfungsi sebagai Normal Tutup dan berfungsi untuk memutuskan suatu beban-

Saklar
Mikro
Istilah mikro pada saklar mikro atau micro switch, tidak berarti bahwa saklar ini sendiri berukuran kecil. Nama ini mengindikasikan bahwa tombol yang digunakan untuk mengoperasikan saklar mikro, hanya bergeser dengan jarak perpindahan yang sangat kecil.Saklar jenis ini sangat sensitif, sedikit tekanan saja pada tuas dapat mengakibatkan saklar berpindah dari satu posisi ke posisi lainnya. Kebanyakan micro switch memiliki kontak-kontak jenis SPDT, sehingga saklar ini dapat digunakan untuk menyambungkan atau memutuskan, atau keduanya secara bersamaan.-

Saklar Waffer atau rotary switch.
Saklar ini umumnya digunakanRangkaian elektronik , untuk memilih berbagai konfigurasi operasi. Biasanya saklar ini digunakan untuk memilih jenis rangkaian yang akan di gunakan. Karena bentuknya memutar biasanya sering digunakan untuk rangkaian transmiter atau menaikan dan menurunkan volume. - Saklar DPDT/Double Pole Double throw.DPDT (double-pole double-throw) switch | DPSS (double-pole selector switch)Saklar kutub-ganda lemparan-ganda.Umumnya digunakan sebagai saklar pemilih (selector) dua sirkuit, atau sebagai pengganti pasangan dua saklar SPDT atau sebagai pengganti pasangan dua saklar DPST untuk efisiensi.-

Saklar SPST/Single pole Single throw.
Saklar kutub-tunggal lemparan-tunggal. Saklar ini di gunakan unutk memutus dan menghubungkan suatu rangkaian. dimana satu input menghubungkan satu out put.- Saklar DPST/Double Pole Single throwSaklar kutub-ganda lemparan-tunggal. Digunakan untuk memutus atau menghubungkan sambung dua jalur kelistrikan sekaligus. Biasanya satu kutub untuk listrik positiv dan satu kutub untuk listrik negativ.-

Saklar SPDT/Single pole Double Throw
Saklar kutub-tunggal lemparan-ganda.Umumnya digunakan sebagai saklar pemilih (selector) dua sirkuit, atau sebagai pengganti pasangan dua saklar SPST untuk efisiensi.com = common | shared contact point, atau titik kontak umum | bersama.-

Saklar Type Thumbweel
.Saklar ini umumnya digunakan pada PCB (printed circuit board) | papan rangkaian tercetak elektronik, untuk meilih berbagai konfigurasi operasi.Contohnya adalah seperti yang digunakan pada PCB Komputer
.Untuk artikel berikutnya akan dibahas satu persatu dari jenis dan macam macam yang saya sebutkan diatas.

info: http://indra95.wordpress.com/
Baca selengkapnya»»  

12/07/12

Cara menghitung biaya tagihan listrik


Biaya listrik = Total kWh (jumlah pemakaian listrik) x lama pemakaian dalam jam x Tarif Dasar Listrik (sesuai kelompok golongan)
Tarif Dasar Listrik (TDL) menurut www.pln.co.id
Golongan R1 (< 2200 VA), 1 kWh = Rp 320,- untuk pemakaian sampai dengan 20 kWh Golongan R2 (2200 VA – 6600 VA), 1 kWh = Rp 575,- Golongan R3 (>2200 VA), 1 kWh = Rp 621,-
Misalnya, untuk sebuah lampu berdaya 100 watt yang digunakan selama 10 jam setiap harinya, konsumen di kelompok R1 harus membayar
= 0.1 kWh x 10 x 30 hari x Rp 305,- = Rp. 9,150,- sebulan.
Sementara apabila lampu tersebut diganti dengan lampu hemat energi berdaya 20 watt, konsumen hanya perlu membayar
= 0.02 kWh x 10 x 30 hari x Rp 305,- = Rp. 1,830,- sebulan.
Ganti Lampu 100 watt dengan lampu 20 Watt untuk pemakaian 10 jam/hari.
Coba dihitung:
• Penghematan energi listrik/bulan:
(100W-20W) x 10 jam/hari x 30 hari = 2400 Wh = 2,4 kWh
• Penghematan biaya/bulan:
• Tarif R1 (< 2.200 VA) = rata-rata Rp. 320,- /kWh 2,4 kWh x Rp. 320,- = Rp. 768,- • Tarif R2 (2.200 – 6.600 VA) = Rp. 575,-/kWh 2,4 kWh x Rp 575,- = Rp. 1.380,- • Tarif R3 (>6.600 VA) = Rp. 621,-/kWh
• 2,4 kWh x Rp 621,- = Rp.1,490,-

info: http://hidayat-mtv.blogspot.com/
Baca selengkapnya»»  

11/07/12

Membuat Rangkaian Lampu LED 220 Volt

Dengan tingginya biaya biaya PLN listrik saat ini apalagi sering padam dan kita juga sering menggunakan emergency lampu, Mungkin terpikir oleh kita untuk membuat atau membeli lampu penenerangan mengunakan daya listrik 220 volt untuk Hemat energi listrik dengan lampu LED . Untuk menekan biaya pengeluaran tiap bulan yang semakin membegkak saja... :). Solusinya adalah membuat kapasitor bank Solusi lainnya adalah menggunakan lampu 220 Volt dengan menggunakan lampu LED (light emitting dioda)
Sebuah LED adalah sejenis dioda semikonduktor istimewa. Seperti sebuah dioda normal, LED terdiri dari sebuah chip bahan semikonduktor yang diisi penuh, atau di-dop, dengan ketidakmurnian untuk menciptakan sebuah struktur yang disebut p-n junction. Pembawa-muatan - elektron dan lubang mengalir ke junction dari elektroda dengan voltase berbeda. Ketika elektron bertemu dengan lubang, dia jatuh ke tingkat energi yang lebih rendah, dan melepas energi dalam bentuk photon.
Untuk membuat rangkaian lampu LED yang dapat digunakan untuk suber listrik PLN 220 Volt dapat anda lihat pada gambar berikut. Setiap rangkaian dapat menggunakan minimal 30 buah lampu LED.


Pasang led pada selembar PCB berlubang untuk memepermudah pemasangan serta jangan lupa buatkan reflektor dari bahan yang mengkilat. Reflektor ini dapat berfungsi sebagai penguat ataupun pengarah cahaya LED sesuai dengan yang kita inginkan.
selamat bereksperimen semoga bermanfaat....

Baca selengkapnya»»  

06/07/12

Saklar sentuh 3 (channel) Krisbow


Saklar sentuh 3 (channel) Krisbow: Saklar adalah benda yang sudah tidak asing lagi bagi kehidupan sehari-hari kita. hapir di semua barang elektronik yang ada disekitar kita pasti menggunakan saklar atau dengan bahasa inggrisnya Switch. Di dinding rumah kita pun pasti juga ada saklar untuk menghidupkan lampu. Fungsi dasar dari saklar adalah untuk menyambung dan memutus arus yang masuk ke suatu perangkat listrik. Seiring dengan perkembang teknologi, saklar juga berevolusi menjadi beberapa model fisik. Jika dulu saklar yang kita kenal hanya model "Tik Tok", sekarang saklar dapat berbentuk digital, contohnya keypad Telephone. ada juga yang berbentuk Dimmer yaitu saklar yang dapat di atur besar kecilnya arus dengan cara memutar.

Saklar sentuh 3 (channel) Krisbow ini cara memasang nya sama seperti saklar biasa tidak perlu adanya ground untuk setrumnya di pasang Ke kode L sedangkan 1 2 3 ke lampu.
untuk membeli saklar ini anda bisa membeli nya di ACE Hadware terdekat di kota anda



Kata kunci: saklar hotel
Photocell sensor gerak Dimmer

Baca selengkapnya»»  

02/07/12

Sekilas tentang Listrik Teknologi Tenaga surya (tenaga matahari)


Dalam penggunaan solar cell untuk membangkitkan listrik di rumah, ada beberapa hal yang perlu kita pertimbangkan karena karakteristik dari solar panel:
Solar Panel memerlukan tenaga surya. Tempatkan Solar panel/ solar cell pada posisi di mana tidak terhalangi oleh objek sepanjang pagi sampai sore.
Solar cell menghasilkan listrik arus searah DC.

Untuk efisiensi yang lebih tinggi, gunakan lampu DC seperti lampu LED.
Instalasi kabel baru khusus untuk arus searah DC untuk perangkat berikut ini misalnya: lampu penerangan berbasis LED (Light Emiting Diode), kamera CCTV, wifi (wireless fideliity), dll.
Mempunyai listrik tenaga surya di rumah bisa dengan solar cell, panel sel surya ini akan mengubah sinar matahari menjadi energi listrik. Yang selanjutnya listrik tersebut akan disimpan di aki untuk memenuhi kebutuhan listrik di rumah.

Kalau kita membuat rumah baru, disarankan untuk menggunakan PLN dan Solar panel/ solar cell. Solar Panel digunakan untuk sebagian penerangan (dalam hal ini menggunakan arus searah DC) dan PLN untuk perangkat arus bolak balik AC seperti: Air Conditioning, Lemari Es, sebagian penerangan dll.

Bila listrik DC yang tersimpan dalam aki ingin digunakan menyalakan perangkat AC: pompa air, kulkas, dsbnya maka diperlukan inverter yang dapat mengubah listrik DC menjadi AC. Sesuaikan kebutuhan daya yang dibutuhkan dengan solar panel , inverter, aki.
Apakah kita siap dengan teknologi tenaga surya




Baca selengkapnya»»  

28/06/12

Saklar Lampu Otomatis Sensor Gerak PIR-AR100A

Ganti Saklar lampu ON OFF anda dengan sensor otomatis.Lampu akan otomatis hidup ketika ada orang di ruangan dan otomatis mati ketika tidak ada orang di dalam ruangan.Lebih hemat listrik,lebih efektif, Sangat Cocok untuk lampu Kamar mandi Alat ini berfungsi sebagai pengganti saklar On/Off yg sering terpasang di tembok untuk mematikan/menghidupkan lampu.



Cara kerja alat ini mendeteksi panas dari mahluk hidup di suatu area/ruangan ( PIR=Pasif Infra red).
Ketika terdeteksi adanya manusia, di area sensor,maka akan mengaktifkan lampu di dalam ruangan.
Dan ketika kita meninggalkan ruangan,setelah 30 detik sensor AR-100A akan mematikan lampu secara otomatis.


Sensor hanya berfungsi pada saat ruangan gelap/malam hari.karena Alat ini dilengkapi juga dengan Sensor cahaya,ketika ada cahaya terang,baik dari matahari atau dari lampu yg langsung ke arah sensor, maka sensor tidak berfungsi.
Hal ini membuat lebih hemat listrik.


Aplikasi alat ini:
1.Cocok di area tangga,teras,kamar mandi
2.Dapat juga di fungsikan sebagai shock terapi pencuri yg kaget ketika mendekat ke rumah anda dan berada di area sensor,lampu akan hidup.
3.Cocok untuk tangga darurat,dimana lampu hanya hidup ketika ada orang lewat tangga tersebut.


Keuntungan:
1.Hemat energi
2.Instalasi mudah,tidak perlu merubah kabel yang ada
3.Tahan lama,karena secara umum tidak bersentuhan langsung dengan pengguna
4.Dapat di aplikasikan di rumah,kantor dan ruangan2 lainnya.
5.area sensor/Sudut sensor lebar memudahkan untuk mengaplikasikannya.

info:http://depok-grosir.com



Baca selengkapnya»»  

27/06/12

Hemat energi listrik dengan lampu LED

Lampu pijar dan neon tidak berguna lagi setelah bohlamnya pecah, namun tidak demikian dengan lampu LED. Lampu ini merupakan jenis solid-state lighting (SSL), artinya lampu yang menggunakan kumpulan LED, benda padat, sebagai sumber pencahayaannya sehingga ia tidak mudah rusak bila terjatuh atau bohlamnya pecah. Kumpulan LED diletakkan dengan jarak yang rapat untuk memperterang cahaya. Satu buah lampu ini dapat bertahan lebih dari 30 ribu jam, bahkan mencapai 100 ribu jam. Jenis lampu ini juga ada yang digunakan di luar ruangan dan kita mnegenalnya dengan nama led outdoor.



LED hanya memiliki 4 macam warna yang kasat mata, yaitu merah, kuning, hijau, dan biru. Untuk menghasilkan sinar putih yang sempurna, spektrum cahaya dari warna-warna tersebut digabungkan. Yang paling umum dilakukan adalah penggabungan warna merah, hijau, dan biru, yang disebut RGB. Sampai saat ini, pengembangan terus dilakukan untuk menghasilkan lampu LED dengan komposisi warna seimbang dan berdaya tahan lama.

Keunggulan dan kelemahan lampu LED sama dengan yang terdapat pada LED> itu sendiri. Namun, manfaatnya terasa dalam menekan pemanasan global dan mengurangi emisi karbon dunia. Lampu ini berasal dari bahan semikonduktor, jadi tidak diproduksi dari bahan karbon. Bila lampu LED digunakan di seluruh dunia, total energi listrik untuk penerangan dapat berkurang hingga 50%. Selisih emisi karbon yang dihasilkan dunia bisa mencapai 300 juta ton per tahunnya. Bisa digunaka di ruangan/indoor maupun di luar (led outdoor)

Faktor penting yang menjadi pertimbangan bagi masyarakat adalah harga. Seberapa mahalkah total biaya untuk jenis lampu LED? Mari kita bandingkan antara lampu Osram Compact Fluorescent 13W Mini Twistdengan CC Vivid Plus 36 LED 2,5W. Lampu Osram berusia hingga 8 ribu jam, sedangkan lampu Vivid dapat bertahan hingga 60 ribu jam.
Baca selengkapnya»»  

Cara memasang Photocell Saklar otomatis

Salah satu cara meningkatkan keamanan rumah kita adalah dengan memberikan penerangan yang cukup disekitar rumah.
Akan tetapi menjadi masalah ketika kita pergi meninggalkan rumah dan sampai malam belum ada yang di rumah sehingga lampu-lampu tidak ada yang menyalakannya.
Perlu kiranya ada sebuah alat yang akan bekerja otomatis mematikan dan menyalakan lampu. Baik penghuninya ada di rumah atau tidak.
Dengan demikian orang luar atau calon maling tidak punya indikator apakah di rumah ada orang atau tidak. Alat itu namanya Photocell atau Photocontrol. Dapat dibeli di toko peralatan listrik.

Cara kerjanya adalah:

Jika sensor terkena cahaya (siang hari) maka akan memutuskan arus ke lampu. Sedangkan jika sensor tidak dapat cahaya (malam hari) maka arus listrik ke lampu akan sambung yang artinya lampu menyala.

Cara Pemasangan:

Photocell atau Photocontrol bentuknya berbeda beda namun memasang nya tetap sama,
Ada 3 kabel yang keluar dari alat ini yaitu kabel warna hitam, merah dan putih.
Kabel hitam ke sumber listrik, kabel merah ke lampu, sedang kabel putih ke netral. Agar lebih jelas silahkan lihat gambar.

ndolem



info:http://www.siswantoaja.com
image:http://www.siswantoaja.com






Baca selengkapnya»»  

24/06/12

Cara Memasang Saklar Back-up Listrik Cadangan

Sebelum Memasang Saklar Back-up Listrik Cadangan ada baiknya kita mengenal sedikit saklar yang di gunakan. Saklar yang digunakan adalah saklar transfer atau ada yang menyebutnya saklar handle dsb. Saklar ini berbeda dengan saklar pada umumnya (saklar lampu, saklar tape, dsb). Pembahasan disini adalah saklar transfer yang manual. Secara sederhana ilustrasi dari saklar transfer di jelas seperti gambar A dibawah ini.





Line in 1 dan Line in 2 adalah jalur masuk dari sumber listrik 1 dan sumber listrik 2 sedangkan Line out adalah jalur menuju instalasi bangunan. Dari gambar A, jika handel diputar sehingga konektor "c" terhubung ke bagian "A" maka sumber listrik dari Line in 1 yang digunakan dan jika konektor "c" terhubung ke bagian "B" maka sumber listrik dari Line in 2 yang digunakan. Bisa dimengerti yaa....
Gambar 2 berikut bagan sederhana aplikasi dari pemasangan saklar transfer tersebut.



Dari gambar 2 tersebut yang harus di perhatikan adalah ukuran kabel NYM-nya. Untuk daya dibawah 4400 VA ukuran yang umum digunakan adalah NYM 3x4 mm² sedangkan untuk daya 4400 VA keatas anda bisa gunakan kabel NYM 3x6 mm² dan seterusnya.
Dan gambar 3 adalah cara pemasangan sederhana dari saklar transfer dimana kabel fasa (strum) berwarna hitam, kabel netral berwarna biru dan kabel ground berwarna kuning.



Dalam realisasi pemasangan, biasanya kita terhambat pada jalur yang berasal dari sumber listrik utama yang umumnya merupakan listrik berlangganan. Nah satu-satunya cara agar jangan sampai meng-otak-atik alat pembatas dan pengukur dari listrik berlangganan tersebut adalah membongkar kotak pengaman (box sekering / box MCB) untuk memindahkan kabel NYM yang telah terpasang ke saklar transfer tersebut. kemudian dari saklar transfer ke kotak pengaman dapat di ganti dengan kabel NYM yang baru.
Demikian sedikit tulisan mengenai pemasangan saklar back up dari listrik cadangan. Sekarang ini banyak ditemui berbagai jenis saklar transfer termasuk diantaranya yang otomatis alias kerja sendiri. Tapi klo untuk bangunan umum rata-rata memakai yang manual dan pada pemasangannya sama saja prinsipnya baik yang otomatis ataupun manual.

info:http://listrik-rumahku.blogspot.com

Terkait:
Pembagian group instalasi Listrik
Cara Memasang Saklar Tunggal dan double/seri
Cara memasang Saklar Hotel (Saklar Tukar)
CARA MEMASANG BOX SEKRING DAN BOX MCB

Baca selengkapnya»»  

CARA MEMASANG BOX SEKRING DAN BOX MCB

Cara Memasang Box Sekering
Sedikit ulasan sebelum kita bahas cara memasang Box Sekering. Box Sekering merupakan komponen instalasi utama yang berfungsi sebagai pengaman dari instalasi listrik yang akan di pasang. Penggunaannya juga bisa diganti dengan menggunakan Box MCB yang fungsinya juga sebagai pengaman instalasi listrik. Pemasangan dari box sekering ini sedikit lebih rumit dibandingkan pemasangan Box MCB. Hal ini dikarenakan pada box sekering memiliki 2 bagian yaitu bagian saklar pemisah dan bagian tempat/rumah sekring.

Langsung saja, pemasangan dan penjelasan dari box sekering terlihat pada gambar dibawah ini:



Ket: kabel hitam untuk Phasa (strum) ; kabel biru untuk Netral ; kabel kuning (aslinya kuning bergaris hijau) untuk arde / grounding.
Untuk pemasangan box sekring ada baiknya pemasangan kabel NYM 3x4 mm dilakukan terlebih dahulu sebelum box sekring tersebut dipasang didalam atau diluar dinding. Hal ini disebabkan ruangan untuk meletakkan kabel terbatas dan juga karakteristik kabel NYM 3x4 mm yang sedikit alot jika di bengkokkan sehingga kita akan lebih leluasa mengerjakannya dibandingkan jika Box Sekring tersebut telah terpasang pada dinding.



Cara Memasang Box MCB
Sebelum membahas cara memasang box MCB, sedikit review tentang box MCB. Box MCB merupakan komponen pengaman instalasi listrik lain yang sering digunakan selain Box Sekering. Lebih rapi dan lebih ringkas dalam pemasangannya adalah salah satu alasan orang lebih memilih Box MCB daripada Box Sekring. Akan tetapi Box MCB ini kurang cocok jika dipasang pada dinding kayu atau boleh juga dikatakan kurang bagus jika harus dipasang pada instalasi pasang luar walaupun box MCB untuk luar tembok ada di pasaran. Ok, langsung saja kita bahas cara pemasangannya. Berikut gambar penjelasan tentang Box MCB dan cara pemasangannya.



Ket: kabel hitam untuk Phasa (strum) ; kabel biru untuk Netral ; kabel kuning (aslinya kuning bergaris hijau) untuk arde / grounding.
Seperti terlihat pada gambar diatas, pemasangan kabel NYM 3x4 mm terlihat lebih leluasa walaupun Box MCB tersebut telah terpasang pada dinding. Hal ini tentu saja lebih mudah dalam pemasangannya jika dibandingkan dengan pemasangan Box Sekering.

info:http://muatanlokalsmpnegeri1gudo.blogspot.com/

Terkait:
Pembagian group instalasi Listrik
Cara Memasang Saklar Tunggal dan double/seri
Cara memasang Saklar Hotel (Saklar Tukar)


Baca selengkapnya»»  

16/06/12

Pembagian group instalasi Listrik

Pembagian group instalasi khususnya pada bangunan kita bertujuan agar jika suatu ketika terjadi gangguan instalasi pada ruangan/ blok ruangan tertentu tidak mengakibatkan seluruh bangunan padam total alias tenaga listriknya mati semua. Umum kita jumpai pembagian group instalasi terdapat pada bangunan bertingkat atau bangunan yang lumayan panjang
Ok…langsung saja, berikut sedikit penjelasan tentang bagaimana cara pembagian group instalasi pada bangunan. Pada pembahasan pembagian group instalasi ini, biar mudah kita gunakan kotak pengaman box MCB dimana masing-masing group instalasi dibatasi oleh MCB. Tetapi jika anda menggunakan kotak pengaman berupa box sekering tentu saja harus menentukan box sekering yang akan digunakan dalam pembagian group instalasi.
Ilustrasi gambar dari pembagian group instalasi dapat dilihat dari gambar A dibawah ini.



Nah dari gambar tersebut diatas dapat dilihat bahwa saluran kabel yang digunakan ke masing-masing MCB hanya kabel phasa alias setrum (kabel hitam), sedangkan kabel netral(kabel biru) dan kabel ground(kabel kuning) masing-masing group langsung disambungkan dari kabel sumber listrik(dalam hal ini berasal dari kabel NYM 3×4 mm²).
Contoh ilustrasi gambar pemasangan pada box MCB dapat dilihat dari gambar B berikut.



Seperti terlihat dari gambar diatas hanya kabel phasa/strum (kabel hitam) yang dihubungkan ke masing-masing MCB sedangkan kabel netral (kabel biru) dan kabel ground (kabel kuning) dihubungkan langsung ke kabel NYM 3×4 mm² melalui konektor kabel.Mengenai besarnya nilai masing-masing MCB pembatas tiap-tiap group instalasi bisa disesuaikan penggunaan dari masing-masing group.Yang terpenting adalah besarnya masing-masing MCB pembatas groupnya tidak melebihi daya terpasang dari sumber listrik. Contoh penjelasan yang dimaksud diatas adalah sebagai berikut : jika anda berlangganan daya terpasang 1300 VA alias MCB pembatasnya 6 A(ampere) dan pada instalasi rumah dibuat dua group instalasi maka pemilihan masing-masing MCB pembatas group instalasinya bisa 4 A & 2 A atau 6 A & 2 A atau 4 A & 4A bahkan bisa 6 A & 6 A. Yang terpenting jangan sampai melebihi MCB pembatas dari daya terpasang. karena tujuan seperti disampaikan di awal. tetapi jika anda mau memilih pembatas group yang lebih besar dari daya terpasang juga tidak menjadi masalah karena jika terjadi masalah pada instalasi anda maka MCB pembatas dari daya terpasang juga akan terputus. Tetapi ada baiknya masing-masing group instalasi diberi pembatas MCB sesuai kebutuhan group instalasinya… (mengapa..?.. semakin besar nilai pembatas MCB, semakin mahal harganya bro….)
“ANJURAN”
Jika anda menggunakan beberapa group instalasi ada baiknya baiknya anda menggunakan MCB utama sebelum dibagi menjadi beberapa group instalasi. MCB utama yang dimaksud bukan MCB pembatas dari daya terpasang.
Ilustrasi gambarnya seperti terlihat pada gambar C dibawah ini.



Untuk gambar C, MCB utamanya sebaiknya jangan sampai melebihi besarnya MCB pembatas dari daya terpasang. Mengapa demikian? karena fungsi dari MCB utama ini harusnya menjaga agar jangan sampai MCB pembatas dari daya terpasang terputus. Contoh jika mcb pembatas dari daya terpasang 6A maka sebaiknya MCB utamanya juga dipilih 6A.Demikian sedikit penjelasan mengenai pembagian group instalasi. mudah-mudahan bisa dipahami maksudnya dan bermanfaat.

sumber:http://guntala.wordpress.com






Baca selengkapnya»»  

13/06/12

Cara Memasang Saklar Tunggal dan double/seri.

Saklar mempunyai banyak jenis dan tipe yang mempunyai berbagai fungsi. Akan tetapi pada pembahasan disini kita hanya membahas tentang saklar yang merupakan komponen pada instalasi listrik yang berfungsi untuk menyambung dan/atau memutuskan aliran arus listrik kebeban (dalam hal ini lampu penerangan). Berikut gambar penjelasan mengenai saklar tersebut dan cara pemasangannya.

Gambar penjelasan bagian-bagian dari saklar




Ket: pengunci (penjepit) kabel yang terpasang pada konektor kabel biasanya berupa baut pengunci atau dapat juga berupa penjepit tekan-tarik. Hal tersebut tergantung dari pabrik pembuatnya. Jadi jangan bingung yaaa…. sama saja kok prinsipnya…

Cara pemasangan saklar tunggal atau ada juga yang menyebut saklar engkel terlihat pada gambar dibawah ini.
Gambar cara memasang saklar tunggal


Cara pemasangan saklar double atau ada juga yang menyebut saklar seri terlihat seperti pada gambar dibawah ini


Gambar cara memasang saklar double/seri.

Line in merupakan jalur sumber yang berasal dari tempat percabangan dari jalur utama instalasi listrik.

source: http://guntala.wordpress.com
Baca selengkapnya»»  

09/05/12

Cara memasang Saklar Hotel (Saklar Tukar)


Saklar Hotel adalah sejenis Saklar atau switch yang sering di gunakan pada koridor hotel yang sifatnya berjauhan antara satu sisi dengan sisi lainya.. Sehingga untuk menyalakan lampu pengontrolannya dapat di aktifkan dari 2 sisi.
Penggunaan saklar ini dapat di aplikasikan pada rumah tinggal juga loh..


Apabila lampu ingin dioprasikan dari 3 tempat yang berbeda atau lebih, Rangkaian dapat di kombinasikan dengan menambhakan saklar silang sebagai penghubung.

Demikian informasi ini saya sampaikan… semoga bermanfaat.
 

Sumber: http://indra95.wordpress.com/

 Terkait: 
Cara Memasang Saklar Tunggal dan double/seri
Baca selengkapnya»»