Laman

15/08/12

Skema Rangkaian Sensor Suara


Rangkaian sensor suara berikutut ini menggunakan rangkaian monostable IC555, yang mana rangkaian akan aktif (relay berpindah kutup) saat mendeteksi suara pada level tertentu. Anda bisa menghubungkan rangkaian ini dengan rangkaian alarm, lampu atau atau rangkaian lainnya. Tapi perlu anda perhatikan bahwa relay akan kembali mati pada saat input sensor tidak mendeteksi suara.



Untuk merubah tingkat sensitif rangkain, cobalah anda bereksperimen dengan menganti nilai R2 dan R5 serta VR1 dan R3 jika dibutuhkan. Yang penting yang anda harus pahami adalah bagaimana supaya memposisikan tegangan pada kolektor Q2 tidak sampai langsung berlogika rendah dan pada titik kritis sesuai dengan yang anda harapkan. Jika rangkaian telah bekerja dengan baik, cobalah anda lakukan analisa pada jenis-jenis suara yang bisa anda ciptakan seperti suara pelan, keras, melengking, efek bass.dan lain sebagainya.
Baca selengkapnya»»  

12/08/12

Rangkaian Inverter 220 VAC 500 Watt

Rangkaian inverter adalah peralatan yang sangat berguna yang dapat mengkonversi tegangan rendah dari sumber DC ke tegangan tinggi AC. Rangkaian inverter yang paling umum adalah 12V ke 220V inverter. Mungkin hal itu karena baterai umumnya memiliki tegangan 12V. Rangkaian inverter ini biasanya menarik arus dari baterai 12 DC. Baterai ini harus dapat memberikan aliran arus yang cukup besar. Arus ini kemudian diubah menjadi 220VAC alternatif berbentuk gelombang persegi sehingga kita bisa meggunakan peralatan lISTRIK yang bekerja pada 220V dari sumber 12V.

Rangkaian inverter termasuk dalam kategori perangkat mahal sehingga banyak orang tidak memilikinya walaupun mereka cukup membutuhkannya. nah...dalam postingan kali ini saya akan memperlihatkan kepada anada rangkaian inverter 500W yang cukup sederhana akan tetapi benar-benar mampu bekerja dengan baik, jika anda tertarik saya rasa rangkaian ini cukup mudah untuk di rakit, tapi Sebelum Anda mulai merakitnya, saya ingin memberi tahu anda bahwa rangkaian ini melibatkan 220VAC dan 500W yang bisa berakibat fatal. Anda harus berhati-hati dan utamakan keslamatan kerja sebelum mulai merakit rangkaian ini. Sebaiknya gunakan sarung tangan pelindung lISTRIK dan mencoba untuk tidak bermain dengan rangkaian inverter bila anda masih awam dengan kelistrikan.



Resistor variabel dalam skema rangkaina dapat digunakan untuk mengatur frekuensi arus output AC 220V. Frekuensi output dari rangkaian inverter ini adalah gelombang persegi sehingga tidak di anjurkan untuk beban induktif. Namun saya sudah pernah mencobanya di rumah dengan menggunakan inverter ini dan saya tidak mengalami masalah apapun, akan tetapi mungkin untuk peralatan audio terkadang akan timbul suara noise (denging).

sumber:internet
Baca selengkapnya»»  

11/08/12

Skema Rangkaian Lampu TL Menggunakan Aki 12V

Rangkaian ini menggunakan Transistor 2N3055 dan beberapa rangkaian passip lainnya,jika di perhatikan sekilas rangkaian ini cukup sederhana, tetapi saat anda mencoba merakitnya mungkin anda akan mengalami kesulitan dalam pengadaan trafonya. inti trafo bisa menggunakan batang ferit yang dililit menggunakan kawat email tembaga berdiameter 0,1 mm pada sisi skunder (yang ke lampu TL) dan 0,8 mm pada sis primer. Selamat mencoba.



Penting:

L1,L2 = 30 Lilit/0.8mm
L3 = 600 lilit/0.1mm
perhatikan arah lilitan titik A dan B harus saling membelakangi

Baca selengkapnya»»  

10/08/12

Pentingnya Backup Data

Pernah kehilangan data penting yang tersimpan dalam komputer? Bagi Anda yang sudah lama akrab dengan komputer pasti pernah mengalaminya baik yang disengaja maupun tidak. Bingung, gelisah, pasrah, stress, marah adalah beberapa gambaran perasaan saat itu. Ironisnya, sebagian besar kehilangan data tersebut terjadi akibat dari keteledoran dari si empunya kkomputer.

Backup adalah pekerjaan yang membosankan tetapi memiliki arti yang sangat penting. Seringkali kita lalai melakukan backup karena lupa dan merasa bahwa tidak akan terjadi apa-apa dengan data.

Untuk itu sangatlah disarankan untuk melakukan backup data secara rutin. Yang dimaksud dengan backup data yaitu suatu proses penyalinan data dan menyimpannya ke dalam media lain yang terpisah dari media aslinya. Penyalinan data bisa dilakukan mingguan, bulanan, tahunan tergantung dari banyaknya input data yang terjadi dalam rentang waktu tersebut.

Media yang digunakan untuk melakukan penyalinan data pun banyak macamnya. Ada yang sifatnya sementara, ada pula yang lebih permanen. Backup tidak mesti menggunakan perangkat yang mahal, backup bisa dilakukan dengan cara yang sederhana dan murah. Beberapa konsep backup adalah sebagai berikut:
1. Backup ke komputer lain
Pengkopian data dilakukan dari harddisk (HD) dari komputer satu ke komputer lainnya. Ini mencegah jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan dengan komputer atau HD Anda data masih ada tersimpan di komputer lain.
2. Backup dengan media penyimpanan data.
Backup dengan menggunakan media penyimpanan data perlu memperhatikan keawetan dari media tersebut, sebab tidak ada gunanya melakukan backup data ke dalam media yang rentan juga. Media penyimpanan yang paling disukai antara lain:
• CD/DVD
Media backup yang paling disukai dan praktis saat ini adalah CD dan DVD. Hal ini ditunjang dengan makin murahnya harga drive writer CD/DVD serta keping CD/DVD-nya. Satu keping CD dapat menyimpan data sampai dengan 800MB sedangkan satu keping DVD lapis ganda bisa menyimpan data sampai 9 GB. Namun keping CD/DVD digemari oleh jamur sehingga perlu diperhatikan sekali saat melakukan penyimpanan terutama dalam jangka waktu yang lama.
• USB Flashdisk
UFD saat ini sudah sangat umum digunakan sebagai media backup. Harganya yang sangat terjangkau menjadi nilai lebih dari media ini. Sayangnya akhir akhir ini UFD menjadi media yang sangat mudah rusak sehingga mulai tidak dianjurkan digunakan sebagai media backup tetapi lebih ke media untuk transfer data.
• Harddisk External
Harddisk external mulai disukai sebagai media bakcup akhir akhir ini terutama bagi mereka yang membutuhkan media penyimpanan dengan kapasitas besar. Dengan harga yang makin terjangkau, kapasitas penyimpanan data pun kian hari kian meningkat sampai dengan ratusan GB.

3. Backup super canggih
Backup yang canggih membutuhkan investasi yang tidak sedikit, tapi itu sangat dibutuhkan untuk perusahaan besar seperta Bank, Pabrik Besar, Rumah Sakit, Hotel, Airport dan lainnya. Umumnya semua transaksi terpusat di server.
Ada beberapa level backup yang dilakukan, yaitu:
• Mirroring Harddisk
HD pada server selalu dibuat ganda dengan fungsi yang sama seperti kaca. Jika terdapat kerusakan fisik HD yang A maka dengan instan HD B akan mengambil alih fungsinya.
Konsep ini sangat penting untuk industri yang menggandalkan IT sebagai tulang punggung bisnisnya.
• Server Daily Backup
Pada backup skala besar, backup selalu dilakukan oleh server khusus yang disebut Backup Server yang kerjanya hanya membackup data dari server lainnya. Server ini akan menyimpan backup ini ke media Tape Backup, HD atau NAS (Network Access Storage)
• DRC (Disaster Recovery Center)
Ini merupakan backup yang paling ekstrim, dimana kita membackup data ke tempat lain yang secara geografis berbeda wilayah. Misalnya Bank ABC, juga menyimpan data pentingnya di Singapura atau di Amerika melalui VPN (Virtual Private Network) supaya jika terjadi bencana alam yang bias merusak data, bisa dialihkan ke tempat backup tersebut. Bukan hanya data yang diletakkan di sana tetapi juga aplikasi, sehingga kalau benar-benar terjadi kerusakan kita masih bisa menggambil uang di ATM.

Kalau kita benar-benar tidak mau kehilangan data, maka kita bisa memulai membackup data dengan cara yang paling simpel dan murah. Ingat prinsip 3B “Backup Backup Backup”

(dari berbagai sumber Internet)
Baca selengkapnya»»  

Jenis jenis Resistor

Resistor berdasarkan nilainya dapat dibagi menjadi 3 jenis yaitu :
1. Fixed Resistorr : Yaitu resistor yang nilai resistansinya tetap atau tidak berubah. Resistor tetap biasanya ditandai dengan menggunakan cincin warna yang berfungsi sebagai tanda nilai resistansi.
Kode warna Resistor .
Banyaknya cincin kode warna pada resistor ada yang berjumlah 4 cincin dan ada juga yang menggunakan 5 cincin warna. Resistor yang mempunyai lima cincin warna terdiri dari cincin 1,2 dan 3 sebagai jumlah digit, cincin 4 sebagai pengali serta cincin 5 adalah nilai toleransi. RResistor yang mempunyai empat cincin warna terdiri dari cincin 1dan 2 sebagai digit, cincin 3 adalah cincin pengali dan cincin 4 sebagai nilai toleransi.



2. Resistor variabel : Yaitu resistor yang nilai resistansinya dapat diubah-ubah.
Contoh Resistor vaariabel :

trimpot : Yaitu resistor yang nilai resistansinya dapat diubah menggunakan obeng.



Potensio : Yaitu resistor yang nilai resistansinya dapat diubah langsung menggunakan tangan dengan memutar poros potensio secara langsung.



3. Resistor Non Linier : Yaitu Resistor yang nilai resistansinya tidak linier karena pengaruh faktor lingkungan, misalnya suhu dan intensitas cahaya. Jenis ini dibagi menjadi 3 yaitu :

-PTC : Positif temperatur Coefisien.
Adalah jenis resistor non linier yang nilai resistansinya dipengaruhi oleh perubahan suhu. Makin tinggi suhu yang mempengaruhi maka semakin tinggi pula nilai resistansinya.




-NTC : Negatif Temperatur coefisien.
Adalah Resistor non linier yang nilai resistansinya terpengaruhi oleh perubahan suhu. Makin tiggi suhu yang mempengaruhi maka semakin kecil nilai resistansinya.



-LDR : Light Dependent Resistor.
Adalah jenis resistor non linier yang nilai resistansinya terpengaruhi oleh perubahan intensitas cahaya yang mengenainya. Makin besar intensitas cahaya maka semakain kecil nilai resistansinya.


Baca selengkapnya»»