Halaman

10/08/12

Resistor

Resistor adalah komponen dasar elektronika yang berfungsi sebagai penghambat arus listrik. Nilai hambatan pada resistor disebut resistansi. Karena resistor yang fungsinya sebagai penghambat arus listrik, maka sering disebut hambatan listrik. Resistor pada umumnya terbuat dari bahan karbon namun ada pula yang terbuat dari bahan kawat resistansi(kawat yang dibuat dari paduan resistivitas tinggi seperti nikel-kromium).
Resistansi suatu resistor disebut Ohm atau dilambangkan dengan simbol Ω (Omega). Spesifikasi lain yang perlu diperhatikan dalam memilih resitor pada suatu rancangan adalah besar dayanya. Karena resistor bekerja dengan dialiri arus listrik, maka akan terjadi disipasi daya berupa panas sebesar W=I²R watt. Semakin besar ukuran fisik resistor menunjukkan semakin besar kemampuan disipasi daya resistor tersebut. Umumnya di pasar tersedia ukuran 1/8, 1/4, 1, 2, 5, 10 dan 20 watt. Resistor yang memiliki disipasi daya 5, 10 dan 20 watt umumnya berbentuk kubik memanjang persegi empat berwarna putih, namun ada juga yang berbentuk silinder. Tetapi biasanya untuk resistor ukuran besar nilai resistansi dicetak langsung dibadannya, misalnya 100Ω 5W.


Kode warna resistor .
Banyaknya cincin kode warna pada resistor ada yang berjumlah 4 cincin dan ada juga yang menggunakan 5 cincin warna. Resistor yang mempunyai lima cincin warna terdiri dari cincin 1,2 dan 3 sebagai jumlah digit, cincin 4 sebagai pengali serta cincin 5 adalah nilai toleransi. Resistor yang mempunyai empat cincin warna terdiri dari cincin 1dan 2 sebagai digit, cincin 3 adalah cincin pengali dan cincin 4 sebagai nilai toleransi.

Baca selengkapnya»»  

09/08/12

Cara Menghitung Nilai Resistor Pada Lampu LED

LED adalah salah satu jenis dioda maka LED memiliki 2 kutub yaitu anoda dan katoda. Dalam hal ini LED akan menyala bila ada arus listrik mengalir dari anoda menuju katoda. Pemasangan kutub LED tidak boleh terebalik karena apabila terbalik kutubnya maka LED tersebut tidak akan menyala. Led memiliki karakteristik berbeda-beda menurut warna yang dihasilkan. Semakin tinggi arus yang mengalir pada led maka semakin terang pula cahaya yang dihasilkan, namun perlu diperhatikan bahwa besarnya arus yang diperbolehkan 10mA-20mA dan pada tegangan 1,6V – 3,5 V tergantung karakter warna yang dihasilkan. Apabila arus yang mengalir lebih dari 20mA maka led akan terbakar. Untuk menjaga agar LED tidak terbakar perlu kita gunakan resistor sebagai penghambat arus.

Tegangan kerja / jatuh pada sebuah LED menurut warna yang dihasilkan adalah sbb :

Infra merah : 1,6 V
Merah : 1,8 V – 2,1 V
Oranye : 2,2 V
Kuning : 2,4 V
Hijau : 2,6 V
Biru : 3,0 V – 3,5 V
Putih : 3,0 – 3,6 V
Ultraviolet : 3,5 V

Mengacu data di atas maka Apabila kita ingin mencari nilai resistor pada LED dapat anda gunakan rumus berikut

R =(Vs-Vd) / I

dimana:
R = Resistor
I = Arus LED
Vs = Tegangan sumber( bisa battery 12V, atau sumber tegangan lainnya).
Vd = Tegangan kerja LED


Contoh :
Misal kita mempunyai sebuah LED warna merah (tegangan kerja 1,8 Volt) yang akan dinyalakan menggunakan sumber tegangan 12Volt maka kita harus mencari nilai resistor yang akan dihubungkan secara seri dengan LED.

Sebelumnya kita mengetahui bahwa arus maksimal yang diperbolehkan adalah 20mA Jadi dari contoh ini dapat diketahui bahwa tegangan yang digunakan (Vs) : 12V, tegangan kerja LED : 1,8V, dan Arus LED : 20mA = 0,02Ampere. maka R = (12-1,8) / 0,02 = 510 ohm

dengan cara yang sama jika LED yang di gunakan warna biru maka:
R LED Biru = (12V – 3V) / 0.02 A = 450 ohm


Gambar pemasangan resistor pada LED parallel


Menghitung resistor secara seri :


jika LED di pasang seri maka tegangan kerja LED adalah penjumlahan dari keseluruhan LED yang di seri tersebut, dalam contoh berukut di perlihatka 3 buah LED warna kuning yang di pasang seri, jika tegangan sumber masih sama 12V maka maka:

R = (12V – (2,4V+2,4V+2,4V)) / 0.02 A
R = (12V – 9.6 V) / 0.02 A = 120 ohm


Gambar pemasangan resistor pada LED seri

info:http://skemarangkaian.blogspot.com/
Baca selengkapnya»»  

08/08/12

Skema Rangkaian Subwoofer 22watts Menggunakan TDA1516


22 Watts Subwoofer Mini Circuit TDA1516 dengan FrekuensiAdjustable

Subwoofer adalah subwoofer atau rasul untuk frekuensi rendah karbon, pecandu dari 20 Hz sampai 150 Hz cyberbankingdiagram ambit bawah menunjukkan kapasitas pengaturan dari modal penguat watt TDA1516 22 di 4 ohm pengemudi mobilsubwoofer. Aksesori ini disarankan untuk penguat stereomutlak, biasanya membutuhkan sempoa rancangan Selainmusik subwoofer aktif a.

Penguat menggunakan BTL adalah diterima dan murah((Bridge saluran Jumlah Terikat) 13-pin IC TDA1516 dari Philips sekarang NXP Semikonduktor), yang dapatmenampung kardinal bayi aparatur dan 22W pada 4 ohmjumlah tegangan standar 12 mobil berbagai volt.
Aksesori ini terdiri dari beberapa bagian: namapotensiometer, dual-linear gerak potensiometer, resistor 1/4W, kapasitor, elektrolitik 25V, 63V kapasitor Polyester, LED, 100mA transistor NPN, bifold BiFET Op-Amp, 24 W BTL mobilradio RCA audio menganggap amplifier dan dua speaker 4ohm atau 8 ohm woofer di isobarik bersama kabel.

Sinyal-sinyal dari output band untuk penguat ikatan hardmenganggap stereo, dan demografi ke tahunan mirip darimenangkap untuk penyerap dan dapat antipodal IC1Apenampilan SW1. Kekuasaan tersebut dapat menguntungkan untuk subwoofer dalam penampilan dengan Paulus pada radio mobil mutlak.

Kemudian, 12dB/octave-pass terduga IC1B kelimpahanrendah, aparat Q1 dan lagi Anda dapat ngarai kelimpahanrendah dari 70 Hz atau 150 Q2, R17 dan C9 anatomikeseimbangan tegangan untuk memfasilitasi masuk dan ambitklarifikasi untuk mengantisipasi petunjuk dari kerja kasus yangterbiasa kemampuan pada positif mirip rendah.

info:http://ekowsystem.blogspot.com
Baca selengkapnya»»  

04/08/12

Skema Rangkaian Sensor Pendeteksi Ketinggian Level Air

Skema Rangkaian Sensor Pendeteksi Ketinggian Level Air

Ini adalah diagram sirkuit dari tingkat deteksi Air sederhana (pendeteksi | Sensor Ketinggian Tingkat Air) untuk rumah dan industri. Bahkan tingkat dari setiap cairan konduktif anti karat dapat diukur dengan menggunakan sirkuit ini. Pendeteksi | Sensor Ketinggian Air Tingkat didasarkan pada 5 transistor transistor switches.Each diaktifkan untuk menggerakkan LED yang sesuai, ketika basis disertakan dengan arus yang melalui air melalui probe elektroda.

Satu penyelidikan elektroda adalah (F) dengan 6V AC ditempatkan di bagian bawah tangki. Probe Berikutnya ditempatkan langkah demi langkah di atas probe bawah. Saat air naik basis dari transistor masing-masing mendapat sambungan listrik untuk 6V AC melalui air dan probe yang sesuai. Yang pada gilirannya membuat transistor melakukan bersinar LED dan menunjukkan tingkat air. Ujung-ujung probe yang terhubung ke titik yang sesuai pada rangkaian seperti yang ditunjukkan pada diagram sirkuit. Kawat Aluminium terisolasi dengan isolasi akhir dihapus akan lakukan untuk probe. Susun probe agar pada pipa PVC sesuai dengan kedalaman dan merendamnya di dalam tangki. Tegangan AC digunakan untuk mencegah elektrolisis pada probe. Jadi konfigurasi ini akan berlangsung sangat lama. Saya jamin paling tidak 2 tahun pemeliharaan operation.That gratis yang saya dapatkan dan masih berlangsung.



daftar Komponen

T1 - T5 SM 548 atau 2N2222
R1-R5 2.2K 1/4 W
R6-R10 22K 1/4 W
D1 - D5 LED


Gunakan transformator 6V 500 mA untuk catu daya. Gunakan kawat Aluminium kualitas baik terisolasi untuk probe. Jika kabel Aluminium tidak mencoba Baja tersedia atau Tin. Tembaga adalah yang terburuk. Coba sirkuit pertama di papan roti dan jika tidak bekerja dengan benar, membuat penyesuaian dengan nilai-nilai perlawanan. Hal ini sering diperlukan karena konduktivitas air berubah sedikit dari satu tempat ke tempat.

Baca selengkapnya»»  

31/07/12

Rangkaian lampu Emergency LED (Emergency Lamp)

Sekarang sering terjadi Listrik padam, apalagi di musim penghujan untuk daerah-daerah pedesaan seperti tempatku hampi setiap hujan turun pasti Listrik padam. Jika listrik padam terjadi pada sianng hari tidak terlalu masalah, tetapi kalau terjadi pada malam hari....bisa gelap gulita di dalam rumah. Apalagi tidak ada lampu penenerang sedikitpun.Sekarang akan kita buat lampu darurat atau istilah kerenya "Emergency Lamp" dengan menggunakan LED (Light Emiting Dioda). Kita pilih lampu dari led karena konsumsi dayanya yang sangat irit serta pancaran cahaya yang terang, sudah cukup lumayan daripada tidak ada lampu sama sekali.Dalam rangkaian ini kita gunakan baterai kering 6V yang sering digunakan di kendaraan bermotor dan gampang untuk mecarinya di pasaran. Untuk skema rangkaian emergency lamp dengan led dapat anda lihat di bawah ini.




Untuk menambah jumlah lampu tinggal membuat rangkaian paralelnya, tetapi yang perlu diingat jika lampu led ditambah maka baterai akan cepat habis, pertimbangkan untuk menggunkan baterai dengan daya ampere yang lebih besar.


Baca selengkapnya»»