Laman

29/03/10

Memilih template


Template sangat berpengaruh pada kesan pengunjung disamping isi yang bagus. Isi blog yang bagus namun dibalut oleh template yang kurang 'sreg' akan mengakibatkan pengunjung 'pikir-pikir' juga. Kalau bisa seimbang antara keduanya, sehingga saling mendukung dan memberikan kesan yang bagus.
Akan tetapi pemilihan template yang salah akan mengakibatkan masalah juga.

Memilih template

Template adalah gambaran awal blog. Jadi pilihlah template yang menggambarkan blog Anda secara sepintas.


01. Pilih template yang sesuai dengan tujuan blogmu. Jangan sampai salah memilih template. Misalnya jika blog itu ditujukan untuk bisnis, carilah yang formatnya formal. jangan sampai memilih blog yang dikhususkan untuk remaja atau yang lain. Termasuk dalam hal ini penggunaan warna.


02. Pertimbangkan blog bergambar. Apakah nantinya blog tersebut loadingnya cepat ataukah lambat?? Antisipasi juga dengan menggunakan alamat URL gambar dari hosting sendiri, sehingga bandwithnya relatif cepat. Jika kita menggunakan template apa adanya, ditakutkan jika yang menggunakan template tersebut banyak, akan mempengaruhi kecepatan memuat gambar [loading gambar].


03. Pertimbangkan blog dengan sidebar kanan dan kiri (3 kolom, isi di tengah) dan sidebar yang berada di kiri (2 kolom, isi di kanan). Jika blog kamu membutuhkan SEO [Search Engine Optimization], alangkah baiknya jika kamu menghindari penggunaan blog semacam ini. Hal ini dikarenakan saat halaman dimuat [loading], konten yang pertama kali ditampilkan adalah sidebar yang sebelah kiri. Dan seperti itulah kurang lebih cara kerja Search Engine. Dia akan mengecek konten paling kiri terlebih dulu barulah kemudian perlahan ke kanan. Jika demikian, akan sangat rugi jika kita memakai template yang 2 sisi di kanan dan kiri, karena porsi muncul di Search Engine menjadi berkurang.


04.Perhatikan 'aturan pasang' pada setiap template. Biasanya penyedia template-nya memberi keterangan harus bagaimana setting template-nya.


05. Jika di dalam template tersebut sudah terdapat script Google Adsense atau program berbayar lainnya, hilangkan atau pastikan sudah kamu ganti dengan scriptmu. Kalau tidak, sama saja kamu mempromosikan Adsense orang. Nanti tidak jadi punya earning dun.. hehehe


06. Jangan terpaku pada pemilihan template saja. memang di luar sana banyak template-template yang bagus. Namun janan lupa untuk mengurus isi blog, mengoptimalkan SEO atau yang lainnya.


Jika sudah mantap, download template itu oke.



Mungkin anda baca juga